IRMAIS INDONESIA
Ikatan Remaja Masjid Al-Ikhlash (Irmais), Jl. P. Galang, Kel. Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Jakarta, Indonesia
Cari Blog Ini
Minggu, 19 Oktober 2014
Senin, 16 Juni 2014
Tarhib Ramadhan. 1435 H / 2014 M
Penutupan pengajian generasi muda dan remaja masjid jami' Al-Ikhlas, kelapa gading barat 13 Juni 2014, sekaligus Tarhib Ramadhan 1435 H
Senin, 26 Mei 2014
Selasa, 06 Mei 2014
REMAJA MASJID Mempersiapkan Generasi Penerus bagi Peradaban Islam
REMAJA MASJID
Keberadaan
remaja masjid akan memberikan banyak keuntungan, diantaranya:
Mempersiapkan Generasi Penerus
Oleh: Dudi Akasyah
Definisi
Remaja
Masjid (RM) adalah nama unit yang berada di bawah naungan masjid yang mewadahi,
membina, dan memfasilitasi para remaja atau generasi muda Muslim untuk
mengadakan kegiatan syiar dalam rangka memakmurkan masjid dan sebagai
penggemblengan para remaja atau generasi muda untuk menjadi para pemimpin dan
panutan di masa yang akan datang. Remaja masjid merupakan istilah baku di
Indonesia yang menggambarkan masjid yang bersinergi dengan generasi muda.
Meskipun namanya remaja masjid, namun sebagai anggotanya tidak hanya berasal
dari kalangan remaja, namun berasal dari pemuda/i dan generasi muda pada
umumnya.
Masjid
dan Remaja Masjid
Tidak
afdhol rasanya jika suatu masjid tidak memiliki Remaja Masjid (RM). Masjid yang
memiliki RM pertanda bahwa pengurus masjid peduli dan kreatif di dalam
mempersiapkan generasi yang akan datang. Apabila suatu masjid tidak memiliki RM
maka pertanda pengurus masjid belum berhasil di dalam mempersiapkan generasi
muda muslim.
Oleh
sebab itu, seyogyanya pengurus masjid mencari berbagai upaya untuk menarik
minat generasi muda agar mau berpartisipasi dalam syiar di masjid.
·
Membantu
kegiatan masjid/program masjid
·
Menjadi
pembelajaran sosial kemasyarakatan bagi remaja yang bersangkutan.
Di
bawah ini adalah beberapa hal yang perlu diketahui oleh siapa saja yang menaruh
minat di dalam pengembangan remaja masjid:
A.
Pengurus
Bagi
pengurus masjid, para remaja diibaratkan seperti anak-anaknya sendiri,
menggiring mereka ke masjid melalui pendekatan persuasif, tema yang disesuaikan
dengan kebutuhan remaja, serta program-program yang menarik minat anak-anak
muda.
Kesabaran
Untuk
rekrutmen remaja agar datang ke masjid maka modal utamanya adalah kesabaran.
Sabar bermakna: tetap optimis, memaklumi, mengayomi, lemah lembut, dan terus
menerus mengajak mereka datang ke masjid. Persis sama dengan orang tua yang
menyuruh anaknya mengaji. Pengurus masjid merupakan pemimpin untuk jamaah
sehingga dibutuhkan ekstra sabar atau lebih sabar daripada jamaah. Rekrutmen
remaja masjid merupakan proses alamiah, bertahap, dan kontinyuitas.
Orang
banyak yang kendur dan patah arang di dalam mengarahkan remaja agar ke masjid,
akibatnya pembinaan RM menjadi terputus. Sekali lagi, dibutuhkan kesabaran
untuk membina RM. Melalui kesabaran maka keinginan agar remaja berpartisipasi
akan tercapai. Pembinaan remaja merupakan pembinaan yang tanpa putus, tak akan
padam, dan selalu optimis di dalam mempersiapkan kader-kader dunia akhirat.
B.
Remaja
Bagi
remaja dan pemuda, kegiatan di remaja masjid merupakan kegiatan yang sangat
bermanfaat. Masjid merupakan pusat ibadah, pusat ilmu, dan pusat soisialisasi.
Melalui RM, kita akan
masuk ke suati lingkungan dimana kita akan memperoleh power untuk ibadah.
1. Bertambah ilmu dan
Wawasan
2. Remaja akan memperoleh
banyak ilmu jika ia rajin ke masjid dan mengikuti berbagai kegiatan masjid. Di
samping itu, RM juga dapat mempraktikan ilmu tersebut di lingkungan masjid dan
jamaah masjid.
3. Masjid merupakan tempat
bertemunya/silaturahmi seluruh masyarakat dan para tokoh masyarakat, seperti
para ulama, para ustadz, pejabat, teknokrat, para pengusaha, dan yang lainnya;
pertemuan mereka terutama saat hari jumat, shalat ied, tabligh akbar, dan
sebagainya.
Jika
pemuda/remaja itu aktif di masjid maka ia akan berkumpul dengan orang-orang
besar, Allah akan membukakan banyak pintu kebaikan dan pintu silaturahmi.
Melalui
remaja masjid, kita akan belajar melayani jamaah/umat, interaksi dengan
masyarakat, dan belajar peduli kepada umat, belajar bicara di depan umum/public speaking (menyampaikan
pengumuman, pembawa acara, bertanya, dan diskusi), dan manfaat-manfaat lainnya.
Kreatifitas dan Tenaga
Kita Sangat Dibutuhkan Masjid
Berapa
banyak ide yang belum diwujudkan? Atau kreatifitas yang belum dimunculkan?
Telah berapa sering kita menghambur-hamburkan tenaga padahal masjid sangat
membutuhkan tenaga kita. Berapa banyak yang dibuang padahal masjid sangat
membutuhkan eaktu kita. Sayidina Ali bin
Abi Thalib menyatakan bahwa: “Jika
ilmu sering diberikan maka ilmu akan semakin bertambah.” Hal ini sama
dengan kratifitas, keterampilan atau tenaga. Apabila kita mempergunakannya
untuk masjid maka skill kita akan
semakin terasah; remaja yang sedang menuntut ilmu maka ia akan semakin
dimudahkan di dalam menuntut ilmunya; remaja yang sekolah maka prestasinya
semakin menanjak, dan pemuda yang sudah bekerja maka pekerjaannya/karirnya akan
semakin bagus dan berkah.
Masjid Memanggil Kita
Masjid
sangat membutuhkan anak muda. Jika kita dapat memakmurkan masjid maka masjid
pun akan memberi banyak manfaat kepada kita. Di dunia masjid akan membimbing
kita menuju keselamatan, dan di akhirat masjid akan memberi pembelaan (syafaat)
agar para pemakmur masjid di masukkan ke dalam surga.
C.
Keluarga
Ada
seorang ayah, ia menggendong anaknya. Pakaian putranya: peci, koko, dan sarung
dikenakan dengan rapi. Sang buah hati memeluk erat digendong ayah. Sesampainya
di masjid, bocah mungil itu mengikuti gerakan shalat sang ayah. Ia tampak riang
dan bahagia di dalam masjid. Tentu, ia ingin sesering mungkin diajak ayah pergi
ke masjid.
Peran
orang tua sangat penting di dalam me-motivasi remaja. Dorongan orang tua akan
memberi pengaruh positif mendekatkan anak dengan masjid. Ada beberapa hal yang
perlu disampaikan orang tua kepada anaknya supaya anak mau ke masjid:
(1) Mengajak tanpa
bosan
(2)
Orang tua memberi contoh untuk rajin ke masjid
(3)
Memberikan apresiasi tatkala mau ke masjid, meskipun hanya sekedar ucapan
"selamat."
Orang
tua yang berhasil menggiring anak-anaknya ke masjid maka ia (orang tua) telah
memberikan sumbangsih bagi kemaslahatan anaknya, teman-temannya, serta masa
depan generasi muslim. Dengan demikian, antusiasme remaja untuk syiar di masjid
tak lepas dari dukungan orang tua.
D.
Masyarakat
Jamaah
atau masyarakat perlu mendukung kepada para remaja untuk aktif di masjid.
Bentuk dukungan, yakni berupa: Pemberian apresiasi (seperti ucapan selamat),
mensupport, membesarkan hatinya, dan memaklumi keterbatasannya. Allah SWT
berfirman bahwa "ucapan yang baik adalah sedekah." Memberikan support
jauh lebih penting ketimbang mencela. Tak terbayang, jika remaja menerima
celaan dari 100 orang maka berarti ia menerima 100 celaan maka hal itu akan memadamkan
semangatnya. Alangkah bagusnya jika jamaah mensupport, maka jika ada seratus
jamaah maka sang remaja menerima 100 support yang baginya sangat berharga untuk
melangkah maju, Firman Allah: "Ucapan yang baik itu adalah sedekah."
Membina
Remaja:
Investasi
Masa Depan, Mewujudkan Generasi Muslim Yang Lebih Baik
Pembinaan
RM merupakan bagian penting dari persiapan kita di dalam mempersiapkan generasi
di masa yang akan datang. Suka duka di dalam membina remaja masjid merupakan
suatu ilmu dan bekal pengalaman. Melalui upaya tersebut, kita memiliki harapan
bahwa generasi mendatang harus lebih baik dari generasi sekarang.
Melalui
pembinaan RM berarti kita telah menginvestasikan hal yang sangat berharga bagi
anak-anak di masa yang akan datang.
Kita
tidak ingin jika masa depan anak-anak menghadapi masa yang gelap(ataukah kita
yang telah mentelantarkannya dan kita telah membuat jaman yang gelap untuk
mereka). Kita bertanggung-jawab terhadap jaman esok yang akan dihuni oleh
generasi mendatang sesudah kita.
"Jangan
tinggalkan bekas buruk untuk generasi mendatang, namun tinggalkan contoh yang
baik agar jaman mereka lebih baik. Dan bekas yang baik dari kita akan menjadi
amal salih yang selalu mengalir menembus batas jaman dan peradaban"
Wallahu a'lam bish shawab.
Kamis, 06 Maret 2014
Rabu, 20 November 2013
Langganan:
Komentar (Atom)


























